Ada yang bilang “Tak
ada salahnya bermimpi!” dan ada yang bilang “Sebesar Mimpimu Sebesar itu pula
Kadarmu Hidup Di Dunia!” (abis baca blog orang ikutan aja deh haha).Nah ini
salah satu mimpi gue sob *inget salah satu!.Mungkin kedengarannya si sepele
yaa,tapi tidak buat ILYAS MUKTI FIRMANSYAH iye tidak lain dan tidak bukan gue
sendiri it’s my self bro!! haha.Gue bermimpi ingin menjadi Graffiters ART
terbaik di Dunia HAHAHA!! (Jangan ketawa jelek tau :p) pastinya dimulai dari indonesia dulu lah.yaa mungkin di posting
selanjutnya gua bakal posting tentang Mimpi” Besar gue,do’anya yaa ;)
Langsung aja gue
mulai dari:
“5 Kota dengan Graffiti Terbaik di Dunia”
Graffiti tidak lagi melulu berupa
corat-coret tak jelas di dinding kota sob.Sekarang ini kesenian jalanan makin
kreatif dan secara tidak langsung malah menambah keunikan sebuah kota (udeh
ngaku ja!!).Gambar-gambar yang menyindir, membela kaum lemah atau sekedar unik
menjadi tema umum graffiti yang tersebar di seluruh penjuru kota (Jakarta is my
city bro!). Masyarakat yang sedang menggunakan jalan sering kali merasa
terhibur dengan seni lukis yang bisa dibilang indah. Di bawah ini adalah 5 kota
dengan graffiti terbaik di dunia :
1. New York, AS
New York sangat
identik dengan graffiti. Di kota ini, seni lukis jalanan sangat kental terasa.
Anda bisa dengan mudah menemukan karya-karya para seniman jalanan yang bisa
dibilang luar biasa. Jika Anda ingin belajar mengenai graffiti, di sini
tempatnya.
Kesenian ini
dimulai pada tahun 1960an, berawal dari tulisan-tulisan yang ditorehkan di
dinding kosong. Kesenian ini kemudian berkembang menjadi gambar-gambar. Gambar
tersebut bisa dibuat dari cat, stensil, gambar yang dicetak dari bentuk yang
telah dibuat di kertas, atau gambar yang dibuat menggunakan tanah liat.
Hasil gambar para
seniman jalanan ini pun bisa dikatakan luar biasa. Mereka mampu membuat gambar
apik dengan efek 3 dimensi. Mereka pun bisa menggambar di tempat-tempat yang
sulit dijangkau. Salah satu graffiti unik dan panjang bisa Anda temui di daerah
Long Island City. Deretan gambar yang dimulai dari MoMA's P.S ini berjudul
"graffiti mecca".
2. Berlin, Jerman

Seperti New York,
Berlin juga memiliki seni jalanan yang mengesankan. Hal ini didukung dengan
banyaknya para pelukis jalanan di dunia yang datang ke sini dan menorehkan
karya mereka. Anda bisa dengan mudah menemukan banyak graffiti di daerah Mitte
dan Friedrichshain-Kreuzberg.
Di Jerman, seni
lukis jalanan ini dinamai Berliner Strassenkultur yang berarti seni jalanan
para penduduk Berlin. Graffiti-graffiti menarik dibuat para pelukis jalanan
yang berasal dari luar negeri sebagai "tanda" mereka pernah ke sana. Seperti
contoh, Blu, seorang seniman dari Itali menggambar sebuah monster yang
berukuran besar sebagai penanda ia pernah ke Jerman.
3. London, Inggris

Para pelukis
jalanan bisa lebih leluasa berkarya di kota ini karena graffiti diapresiasi
dengan baik (ini gue paling demen unik yee). Pada tahun 2008, sebuah institusi seni terkenal di Inggris bernama
Tate Modern mengadakan pameran seni yang berasal dari 6 seniman internasional.
Para seniman tersebut menggambar dengan berbagai tema, dari perdamaian hingga
satir.
Baru-baru ini ada
"perkelahian" seni antara Banksy, seorang seniman jalanan dengan
profil misterius, melawan King Bobo, seorang seniman jalanan yang sudah
berkiprah sejak tahun 1980. Pertengkaran mereka menarik perhatian The Times
yang menyebutkan duel seni mereka diandaikan seperti Picasso dan Matisse.
4. Melbourne, Australia

Di awal tahun 2000,
jalan-jalan di Melbourne menjadi media berkarya banyak seniman jalanan. Lukisan
di dinding-dinding bangunan dan jalan di Melbourne bertambah di setiap
malamnya. Beberapa tahun kemudian, kota ini mengadakan festival stensil yang
kini telah menjadi acara tahunan.
Poster, lukisan
cat, pasta, stensil dan stiker telah memenuhi daerah Hosier Lane, Northcote,
Brunswick dan Fitzroy. Secara umum, hasil lukisan yang ada di sini mewakili
masalah politik yang sedang terjadi atau sekedar kreatifitas individual. Namun
ada sebuah slogan yang menarik di sini yaitu, "blank walls are
criminal", tembok kosong itu adalah sebuah kejahatan.
5. Teheran, Iran

Seorang seniman
jalanan yang menyebut dirinya A1one berkarya di bidang graffiti dengan tema
politik. Ia memparodikan isu yang sedang terjadi saat itu. A1one juga memberi
sebuah tagline "painting is not a crime"
Sebuah karya
menarik dari A1one adalah "Evolution" yaitu sebuah gambar monyet yang
berubah menjadi manusia yang lalu berubah lagi menjadi seorang tentara.
Sayangnya, banyak
dari karya seniman tanpa nama yang sudah dibersihkan, sebelum banyak dilihat
orang. Dari situ, letak graffiti tidak lagi di tempat publik, tapi lebih ke
jalan-jalan sempit dan kecil. Di sinilah keunikan dari graffiti yang ada di
Iran, karya merdeka yang menolak mati.
Sumber:
bootsnall.com, Senin (30/1/2012)
Dan gue akan mendatangi kota-kota yang
di sebutkan diatas tadi sob... dan pastinya bersama orang yg gue sayangi,cintai
dan yang puaalliinngg gue junjung tinggi kodratnya sebagai seorang “perempuan”
(lebay nggk? O_o) dan keluarga gue jugalah!.Amiin yaa rabbal ‘alamiin..
INGET!!! REMEMBER!!!
ELLING!!! TADZAKKAR!!!
“Tidak Ada Orang
Besar Dengan Mimpi Kecil”
Sooo impikanlah apa yang kamu ingin
impikan/cita” kan setinggi-tinggi langit (kalo bisa ampe langit ketujuh dah yee
byar langsung di qabul sama allah).See you.. Muach <3